Selasa, 21 April 2009

Bagaimana Membesarkan Usaha Anda

Bisnis adalah bagaikan sebuah kapal. Tujuan usahan anda adalah mencapai suatu tujuan, apakah itu menuju kekayaan, kebahagiaan atau keduanya.

Pertanyaanya sekarang adalah: Apakah anda kaptennya atau crew, juru masak, atau semuanya sekaligus?

Apakah anda menjual produk atau jasa, anda perlu tahu bagaimana membuat rencana pemasaran yang baik dan bagaimana cara menerapkannya. Anda harus tahu bagaimana memanfaatkan iklan dan PR dan bagaimana mem-follow up aktifitas ini untuk meningkatkan penjualan. Kemudian ada beberapa aktifitas seperti melayani, menagih, menyusun pembukuan, dll.

Memasarkan, mengelola, memberikan produk atau jasa adalah aktifitas yang sangat majemuk. Untuk pemasaran sendiri, anda akan membutuhkan keahlian dalam membuat strategi pemasaran, menulis conten iklan yang menarik, mendisain iklan, brosur, web, mengumpulkan testimony dll.

Apakah anda mencoba semua ini sendirian atau dengan beberapa staf? Apakah anda meninggalkan aktifitas yang sangat penting karena tidak cukup waktu untuk dilakukan semuanya?

Jika anda dapat dengan cepat mendapatkan keahlian yang anda butuhkan untuk memasarkan produk atau jasa anda, anda akan lebih cepat menjadi kapten di perusahaan anda dan mendapatkan keuntungan yang lebih sesar.

Mungkin anda bertanya pada siri sendiri,” Saya akan mempekerjakan konsultan ketika omzet saya mencapai target sekian”.

Namun, bukankah sekarang anda sudah bekerja dengan kapasitas 100% atau bahkan lebih?

Dengan waktu dan keahlian yang sama, anda akan mendapatkan hasil yang sama di masa lalu. Jika anda ingin mengembangkan usaha anda, anda memerlukan bantuan, apakah itu untuk masalah strategi pemasaran, pembukuan, maupun hal lainnya. Dengan cara ini anda bisa lebih focus pada bisnis utama anda.

Mungkin anda berpikir menyewa konsultan itu mahal. Salah besar. Lihatlah sekeliling anda, banyak teman, tetangga, dosen bisnis atau konsultan bisnis kecil yang bisa dibayar sangat negotiable, disesuaikan dengan skala usaha anda. Jika usaha anda sudah besar, bisa saja anda mulai berpikir untuk menyewa konsultan besar. Yang penting usaha anda bisa lebih berkembang.

Hal lainnya adalah mindset anda sebagai entrepreneur. Anda jangan berpikir anda tahu segalanya tentang bisnis anda. Jangan-jangan anda hanya tahu soal produk atau jasa yang anda produksi, tetapi anda bisa saja kurang paham tentang pengembangan pegawai, system reward yang meritokratis, promosi, pembukuan, system inventory dll. Pikiran terbuka adalah kunci sukses anda- terbuka akan perubahan, ide-ide baru dll.

Dari pengalaman penulis, kebanyakan pemilik bisnis kecil biasanya hanya tahu masalah produksi. Mereka memerlukan bantuan terutama dalam hal pemasaran, pembukuan, bagaimana merencanakan bisnis ke depan, bagaimana berhubungan dengan perbankan; --menulis proposal pinjaman yang bankable.

Dengan bantuan konsultan memang tidak serta merta bisnis anda berkembang pesat, tetapi dengan fondasi bisnis yang baik, lambat laun bisnis anda akan berkembang.

Sebagai kapten, anda bisa mendelegasikan sebagian pekerjaan kepada orang lain dan mendapatkan bantuan dari konsultan untuk mencapai tujuan bisnis anda.

Untuk anda yang memiliki usaha kecil atau berencana untuk berusaha/ berwirausaha, silahkan anda tulis pertanyaan anda seputar usaha dan mengembangkan usaha kecil, kami siap membantu anda melalui rublik ini. (Iyan Radiana, Merhid-I Consulting Bandung)

Bagaimana Mendapatkan Pelanggan Melalui Networking

Apakah networking anda membantu anda mendapatkan pelanggan baru seperti yang anda inginkan?

Jika anda seperti kebanyakan pemilik bisnis kecil, yaitu mekerja keras supaya nama dan nama perusahaan anda tersebar dan memberikan kartu nama anda kemanapun anda pergi. Bahkan anda mengikuti kelompok networking mingguan atau bulanan atau bahkan menhadiri seminar dimana anda dapat saling berbagi referensi. Dan seperti kebanyakan orang, waktu dan usaha anda tidak menghasilkan pelanggan baru.

Masalahnya adalah, kebanyakan orang berpikir bahwa networking adalah memberitahu sebanyak mungkin orang tentang bisnis anda. Mereka menghabiskan banyak waktu yang mereka miliki dengan kontak-kontak baru atau yang telah mereka miliki dengan memfokuskan pada diri anda sendiri.

Anda mungkin bertemu dengan seseorang di suatu tempat, kemudian memberikan kartu nama anda setelah suatu percakapan singkat dan meminta mereka menghubungi anda untuk meminta produk atau jasa yang anda jual. Pendekatan seperti ini ibaran anda masang lotre. Anda tidak bisa mengandalkan cara ini untuk mendapatkan hasil yang banyak.

Jarang sekali cara ini berhasil. Kontak anda kehilangan kartu nama anda atau sama sekali melupakan anda atau timingnya tidak tepat, meskipun anda piker anda telah mendapatkan koneksi, sebuah pertemuan singkat biasanya tidak cukup untuk memulai suatu hubungan bisnis.

Pertemuan singkat itu seharusnya dijadikan ajang untuk memahami permasalahan calon pelanggan anda. Tujuan networking bukan untuk menjelaskan kehebatan anda.

Gunakan waktu anda dengan calon pelanggan anda untuk bertanya dan mengumpulkan informasi. Kemudian anda dapat menentukan apakah mereka akan tertarik atau membutuhkan solusi yang anda berikan. Gunakan strategi networking yang berbasis pada masalah calon pelanggan anda untuk mengawali dan membangun hubungan yang saling menguntungkan.

Kumpulkan informasi

1. Coba lihat berapa banyak kartu nama yang anda kumpulkan dari calon pelanggan, jangan khawatirkan jumlah kartu nama yang anda berikan. Pemasar sukses bahkan tidak mempunyai kartu nama.

2. Ketika anda bertemu dengan orang, gunakan waktu anda untuk mengumpulkan informasi dari mereka, termasuk:

· Masalah utama bisnis mereka

· Masalah yang mereka ingin pecahkan

· Kebutuhan bisnis yang belum terpenuhi

· Area dimana solusi anda sesuai dengan kebutuhan mereka

3. Terus perluas network anda. Ketika anda membuat kontak, minta referral calon pelanggan lain.

4. Ketika anda telah mendapatkan informasi, masukkan kedalam database anda.


Bangun Hubungan

1. Manusia memiliki ingatan terbatas. Follow up setelah anda mengadakan kontak awal dan kemudia teruslah mengadakan kontak secara teratur. Jika dalam sebulan anda tidak kontak mungkin mereka akan melupakan anda. Anda ingin melakukan kontak yang sangat personal maka gunakanlah mailmerge dalam surat menyurat anda.

2. Demonstrasikan nilai keahlian anda atau produk anda dengan mengirimkan saran-saran yang dapat mereka gunakan secepatnya. Anda dapat berikan dalam bentuk artikel yang anda tulis atau pernah anda baca. Dengan cara ini, kontak anda akan mengasosiasikan anda dengan masalah yang anda pecahkan.

Networking sudah seharusnya menjadi salah satu taktik pemasaran pokok dari pebisnis kecil. Gunakan network yang client-centered untuk mengurangi ketergantungan anda pada cold-calling atau telemarketing dan iklan yang berbiaya mahal. Lambat laun strategi ini akan menghadiahi anda dengan pelanggan-pelanggan baru.

Bagaimana menciptakan penawaran yang tidak dapat ditolak

Pernahkah anda menyebarkan brosur dan hampir tak ada respon sama sekali?

Apakah anda terlibat dalam memasarkan produk orang lain atau memasarkan produk sendiri, anda tahu bagaimana frustrasinya ketika anda gagal mandapatkan apa yang anda inginkan. Setelah berhari-hari mendesain layout, mengumpulkan alamat, memposkan brosurnya, lalu apa yang anda dapatkan? Sering-seringnya hanya jadi penghamburan tenaga, waktu dan uang saja.

Terus solusinya apa? Berhenti nebarkan brosur atau direct mail atau berhenti beriklan sekalian?

Bukan- bukan itu masalahnya. Direct mail atau iklan bisa bermanfaat jika pesan pemasarannya betul.

Jika anda ingin hasil yang lebih baik, anda harus merubah informasi di dalam direct mail atau brosur anda, bagaimana mendapatkan perhatian calon pelanggan. Jika anda terus terusan mengirimkan hal yang sama, anda akan mendapatkan hasil yang minimum sementara sebenarnya anda bisa mendapatkan dua puluh kali lipat lebih banyak orang yang merespon dan membeli dari anda.

Apakah anda siap mengetahui cara menciptakan penawaran yang dapat mengatasi setiap keberatan radi calon pelanggan anda? Mulailah dengan menguji direct mail atau brosur anda?

1. Apakah mempunyai headline yang menarik perhatian?

2. Apakah berfokus pada masalah yang dihadapi calon pelanggan?

3. Apakah anda menawarkan solusi yang praktis?

4. Apakah ada testimony dari pelanggan yang telah menggunakan produk atau jasa anda?

5. Apakah anda membuat penawaran yang akan memotivasi calon pelanggan untuk bertindak secepatnya?

Biasanya pembuat iklan/ direct mail melewatkan dua hal berikut. Headline-nya bukanlah masalah yang diperdulikan oleh calon pelanggan jadi mereka tidak melanjutkan membaca lebih jauh untuk mengetahui solusi yang anda berikan. Yang kedua, penawaran yang diberikan tidak memotivasi calon pelanggan untuk mengambil tindakan atau mengadakan pembelian.

Jadi, penawaran seperti apakah yang tak dapat ditolak itu?

Anggap saja point nomor satu sampai nomor empat muncul. Motivator paling besar adalah persepsi calon pelanggan terhadap nilai dari produk atau jasa yang anda sediakan dibandingkan dengan biaya yang harus mereka keluarkan. Dengan kata lain bukanlah harga yang membuat mereka keberatan tetapi calon pelanggan akan piker-pikir dulu ketika nilai produk atau jasa tidak jelas.

Bagaimana anda dapat membantu calon pelanggan memahami nilai yang anda tawarkan?

Kaitkan nilai tersebut dengan masalah yang ingin mereka pecahkan dan ekspresikan nilai ini dengan kata-kata mereka sendiri. Nilai manfaat harus lebih besar dari pada biaya.

Beritahu calon pelanggan tentang apa yang mereka akan dapatkan. Meskipun jika anda akan memberikannya secara gratis, anda masih harus memeberikan alasan yang meyakinkan mengapa anda memberikannya dengan gratis.

Anda mungkin dapat memberikan sesuatu secaragratis hanya untuk mendapatkan data base calon pelanggan, namun suatu saat anda ingin agar orang yang anda berikan gratisan itu membeli dari anda. Penawaran seperti apakah yang akan memotivasi orang untukmembeli?

Berikan sesuatu benar-benar gratis atau hampir gratis.

Kelemahan dari penawaran gratis, bahkan penawaran luar biasa sekalipun adalah kecenderungan untuk menunda. Atasi ini dengan memberikan batasan waktu dalam penawaran anda, maka mereka akan antri untuk memanfaatkan penawaran anda.

Bagaimana Menaikan Keuntungan 300% atau lebih

Banyak pemilik bisnis, dan pemasar bersusah payah supaya keuntungan perusahaan meningkat dan kadang-kadang melewatkan cara-cara yang sederhana dan efektif yang dapat meningkatkan penjualan 200% atau lebih.

Apakah anda salah satu dari mereka? Apakah anda juga melewatkan kesempatan pemasaran tersebut?

- Apakah anda memiliki sejumlah pelanggan yang puas tetapi kesulitan meningkatkan penjualan dari mereka?

- Apakah anda melakukan direct mail tetapi responnya rendah?

- Apakah anda beriklan tetapi tidak meningkatkan pelaanggan baru?

- Apakah anda memiliki website tetapi hampir tidak ada penjualan yang berasal dari website?

Jika jawaban anda adalah ya untuk setiap pertanyaan di atas, anda telah menghabiskan uang dan waktu dalam mencapai tujuan anda yaitu meningkatkan penjualan dan anda melewatkan kesempatan untuk dapat keuntungan dari potensi keuntungan yang sudah ada.

Jika anda memetik apel, and tahu bahwa memetik yang ada di dahan bawah jauh lebih mudah dari pada memetik dari dahan di atas. Anda memerlukan tangga yang berat yang sering kali tidak ada di dekat anda. Ketika anda sudah meletakan tangga dan menaruhnya pada posisi yang benar, anda harus menaiki tangga tersebut tanpa merusak dahan.

Anda dapat memetik lima kali lebih banyak apel dengan waktu yang sama dengan bergerak dari satu pohon ke pohon lain dan menjangkau apel yang terjangkau oleh anda. Demikian juga dengan potensi keuntungan, sebetulnya selalu ada potensi keuntungan yang ada pada jangkauan anda jika anda mengetahui cara memanfaatkannya.

Berikut ini adalah 7 perubahan kecil yang dapat menghasilkan keuntungan besar:

1. Rubah pesan pemasaran anda; Menaikan penjualan dari 20% sampai dengan 3,000%

2. Gunakan system pengumpul lead otomatis untuk menembak calon pelanggan terbaik; Menaikan penjualan dari 100% s/d 1,000%

3. Rubah strategi harga anda: Menaikan keuntungan dari 20 s/d 65%

4. Rubah sales script anda, Menaikan closing rate dan penjualan dari 50% s/d 80%

5. Rubah headline pemasaran : Menaikan pendapatan dari 50% s/d 150%

6. Tambahkan penawaran up-sell; manaikan keuntungan 12% s/d 25%

7. Gunakan setiap halaman website untuk mendapatkan lead, bukan satu atau dua halaman; Meningkatkan penjualan dari 15% s/d 40%

.

Solusi untuk menaikan bisnis anda bukanlah mencari strategi yang akan memecahkan masalah anda secara instan. Solusi instan itu tidak ada. Solusinya adalah mengambil buah yang ada di dahan yang rendah untuk mendapatkan kenaikan keuntungan10% s/d 20% perbulan.

Jika anda dapat menemukan cara meningkatkan peningkatan keuntungan 10% per bulan, anda dapat mendapatkan 300% pendapatan di akhir tahun.

Pengikut